
Teater Koma adalahsalah satu kelompok seni teater independen paling produktif, populer, dan memiliki reputasi tinggi di Indonesia. Kelompok non-profit ini didirikan pada 1 Maret 1977 di Jakarta oleh 12 pekerja seni, dengan tokoh sentral mendiang N. Riantiarno (Nano Riantiarno) dan istrinya, Ratna Riantiarno.
Nama "Koma" sengaja dipilih sebagai filosofi bahwa gerakan kreatif kelompok ini akan terus berlanjut, tanpa henti, dan tidak pernah mengenal kata titik. Meskipun sang maestro Nano Riantiarno telah wafat pada Januari 2023, Teater Koma tetap konsisten berkarya di bawah regenerasi keluarga dan anggota aktifnya.
Karakteristik & Ciri Khas Pementasan
Satir dan Kritik Sosial: Setiap lakon dikemas penuh kritik tajam terhadap situasi sosial, korupsi, dan politik kekuasaan, namun disampaikan secara jenaka dan menghibur.
Teater Total: Pertunjukannya selalu memadukan unsur drama, nyanyian khas, tarian, tata busana yang megah, serta tata panggung yang dinamis.
Eksplorasi Budaya: Sering mengangkat atau memadukan mitologi lokal (seperti kisah pewayangan Jawa) hingga saduran cerita rakyat Tionghoa dan naskah dramawan Barat.
Pementasan Terbaru (2026)
Saat ini, Teater Koma sedang bersiap menggelar produksi ke-237 mereka bertajuk "Rumah Sakit Jiwa".
Jadwal & Lokasi: 30 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.
Sutradara: Disutradarai oleh Rangga Riantiarno (putra mendiang Nano Riantiarno).
Sinopsis Singkat: Mengisahkan Rogusta, seorang dokter muda di sebuah RSJ antah-berantah yang mencoba menerapkan metode humanis untuk menyembuhkan pasien. Namun, metodenya memicu benturan dengan sistem lama dan para senior yang haus kekuasaan.
Fakta Unik: Lakon ini merupakan remake atau pementasan ulang dari naskah klasik tahun 1991 setelah 35 tahun berlalu. Kali ini, pertunjukan hadir dengan tafsir baru yang sangat relevan dengan tekanan psikologis manusia modern di era digital dan AI. Informasi tiket dan jadwal lengkap dapat diakses langsung melalui Situs Resmi Teater Koma atau Loket.com.