Pendarra adalah sebuah unit musik folk-pop asal Bandung, Indonesia, yang merupakan nama baru sekaligus kelanjutan dari grup musik Amigdala.
Nama ini resmi diperkenalkan lewat pertunjukan bertajuk "Panggung Terbenam" pada 15 September 2023 untuk menandai babak baru perjalanan bermusik mereka setelah menanggalkan identitas lamanya.
Saat ini, Pendarra beranggotakan tiga orang personel utama, yaitu Arjunet Abdi Nugraha, Desianne Kinanthi, dan Iqbal Nuriana.
Perjalanan dan Konsep Musik
Kata "Pendarra" berakar dari kata pendar (bercahaya). Nama ini merepresentasikan filosofi mereka tentang menemukan secercah harapan atau cahaya baru di tengah masa-masa sulit. Musik yang mereka bawakan memiliki karakter pop-folk yang hangat, puitis, kontemplatif, dan penuh perenungan.
Karya Musik Utama
Pendarra sangat aktif merilis karya yang dikemas secara tematik dan emosional: [2, 8]
Album Ode Matahari (2024): Album studio pertama mereka yang menceritakan fase cobaan, perjuangan, hingga menemukan kemenangan dan titik balik dalam hidup. Album ini memuat lagu-lagu populer seperti "Perjalanan Singkat" dan "Bermekaran dan Mewangi" yang berkolaborasi dengan Dere.
Maxi-Single Semburat (2026): Dirilis pada tahun 2026 dan diproduseri oleh Petra Sihombing, proyek ini membawa warna musik yang lebih intim, hening, dan berfokus pada fase penerimaan (acceptance). Maxi-single ini berisi tiga buah trek linear, termasuk lagu "Tentang Mimpi Berupa Pelangi".
Lagu Populer Lainnya: Mereka juga merilis single "Terbit" (berkolaborasi dengan Matter Halo) dan "Di Sudut Purnama". Karena merupakan rebrand dari Amigdala, lagu-lagu lama milik entitas sebelumnya seperti "Ku Kira Kau Rumah" juga melekat pada repertoar performa mereka.