Isyana Sarasvati adalah seorangpenyanyi-penulis lagu dan musisi berkebangsaan Indonesia yang dikenal dengan kemampuan vokal soprannya yang luar biasa serta keahliannya dalam menggabungkan musik klasik dengan pop kontemporer dan progressive rock.
Ia lahir pada tanggal 2 Mei 1993 dan merupakan pendiri dari label rekaman independen bernama REDROSE RECORDS.
Profil Singkat & Latar Belakang Pendidikan
Pendidikan Formal: Merupakan lulusan dari Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA) di Singapura dengan jalur beasiswa penuh. Ia juga melanjutkan studi musik ke Royal College of Music di London.
Karier Awal: Memulai debutnya di industri musik pop Indonesia lewat single Keep Being You (2014) dan langsung melejit lewat hits masif Tetap Dalam Jiwa (2015).
Kehidupan Pribadi: Menikah dengan Rayhan Maditra pada tahun 2020 setelah menjalani masa pacaran yang sangat panjang sejak bangku SMP.
Evolusi Musik & Diskografi
Isyana dikenal sebagai musisi yang sangat dinamis. Di awal karier ia kental dengan genre pop R&B, namun seiring waktu ia bertransformasi total mengeksplorasi genre progressive rock, opera, hingga metal avant-garde, terutama sejak perilisan album ketiga.
Berikut adalah beberapa album studio penting yang dirilis sepanjang kariernya:
EXPLORE! (2015): Album debut pop komersial yang memuat hits besar seperti Tetap Dalam Jiwa dan Kau Adalah.
Paradox (2017): Berisi lagu populer seperti Lembaran Buku dan kolaborasi ikonik Anganku Anganmu bersama Raisa.
LEXICON (2019): Titik balik eksperimental Isyana, memadukan genre neo-klasik dan progressive rock secara teatrikal.
ISYANA (2023): Eksplorasi musik yang semakin matang, berani, dan sarat akan emosi personal.
EKLEKTIKO (2026): Karya terbarunya yang dibagi ke dalam beberapa babak cerita emosional seperti era LUNORA dan ABADHI.
Sisi Unik & Fakta Menarik
Selain pencapaian musikalitasnya, Isyana dicintai oleh publik Indonesia karena kepribadiannya yang berbanding terbalik dengan citra anggunnya di panggung opera.
Di luar panggung, ia sering dijuluki "pelawak" oleh penggemar karena perilakunya yang jenaka, spontan, dan gaya bicaranya yang kerap memunculkan istilah atau kata-kata lucu yang tidak sengaja terbalik (slip of the tongue).