Wisata Edukasi “Monumen Palagan Ambarawa”

0
97
Wisatawan domestik berfoto di Monumen Palagan Ambarawa, di Ambarawa, Jateng, ANTARA FOTO/R. Rekotomo

“Betapa hatiku takkan pilu, Telah Gugur Pahlawanku…

Betapa hatiku tak akan sedih hamba ditinggal sendiri….”

Ambarawa: Begitulah sekilas Lagu “Gugur Bunga” karya Isma’il Marzuki tentang pahlawan yang telah gugur. Guys…. kali ini saya akan mengajak kalian ke wisata edukasi “MONUMEN PALAGAN AMBARAWA” .

Monumen Palagan Ambarawa adalah monumen yang terletak di Ambarawa, kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Monumen ini merupakan simbol untuk mengenang sejarah pertempuran Palagan Ambarawa pada tanggal 12 Desember-15 Desember 1945.

Kala itu pasukan sekutu yang sudah terdesak kalah di magelang dan lari ke Ambarawa, saat itu pasukan TKR yang dipimpin oleh Kolonel Soedirman atau yang kita kenal dengan Jendral Soedirman berhasil mengalahkan tentara sekutu tersebut pada tanggal 15 Desember 1945. Dan saat ini tanggal tersebut diperingati sebagai hari Infanteri.

Monumen Palagan Ambarawa didirikan pada tahun 1973 yang telah diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 15 Desember 1974. Sedangkan gambaran singkat tentang sejarah pertempuran yang terjadi di Ambarawa tersebut dapat dilihat pada relief yang berada pada bagian bawah monumen tersebut.

Di Palagan Ambarawa juga terdapat museum sebagai tempat untuk mengabadikan sejarah. Berbagai peninggalan alat tempur peninggalan tentara Jepang dan tentara Belanda juga bisa dilihat di Museum Palagan Ambarawa. Di museum ini para kita bisa melihat seragam yang dipakai tentara Belanda maupun tentara Jepang pada saat itu.

Beberapa senjata yang berada di dalam Museum Palagan

Kita juga bisa melihat secara langsung seragam yang dipakai oleh tentara Indonesia (yang saya lihat, masih ada bekas darah pada sebagian seragam tentara itu), senjata-senjata perang baik milik tentara Jepang, Belanda maupun Indonesia, Helm baja, Bom Molotov yang digunakan oleh tentara-tentara indonesia, bambu runcing dan benda-benda bersejarah lainnya.

Seragam tentara di museum palagan

Di luar gedung museum ambarawa para kita bisa melihat beberapa tank kuno yang dipakai oleh tentara sekutu, mobil angkut personil serta beberapa meriam yang digunakan untuk melawan tentara Indonesia

Yang lebih menarik lagi, di Monumen Palagan Ambarawa para kita juga bisa melihat langsung pesawat Mustang P-51 buatan Amerika yang dipakai tentara Belanda dalam perang tersebut dan berhasil ditembak jatuh di Rawa Pening.

Pesawat Mustang P-51 via semarangplus.com

Wisata edukasi ini sangat cocok untuk orang tua maupun anak-anak, yaa. Sesekali, kita bisa berfoto ria dengan spot foto Monumen, pesawat Mustang P-51 (boleh foto,tetapi tidak boleh dinaiki), tank-tank kuno, serta beberapa meriam.

Kapan lagi kalau tidak di Palagan Ambarawa ini? hehe

Di sekitar Monumen, juga terdapat mainan untuk anak-anak seperti ayunan, jembatan gantung, dll.

Sayangnya, menurut saya kebersihan di sekitar Monumen Palagan Ambarawa kurang dijaga. Beberapa tempat sampah sudah tidak layak pakai, sampah berserakan, serta Mushola yang disediakan juga terlihat kotor dan air keran untuk bewudhu rusak sehingga tidak dapat digunakan untuk Sholat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here