Gunung Agung, Destinasi Baru di Perbatasan Jogja dan Purworejo

1
52 views

Kemanakita.id – Awan bergerak perlahan-lahan tertiup angin dengan lembutnya, mengiringi perjalanan kami mengeksplor sebuah destinasi baru diantara wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Purworejo, Jawa Tengah.  Pagi itu burung bernyanyi riang, saling sahut menyahut. Seakan mengatakan tempat yang akan dituju itu sangat menarik. Hawa sejuk khas pegunungan membuat hati ini tenang. sejenak kita bisa melupakan segala sesuatu yang melilit pikiran.

Tempatnya yang jauh dari perkotaan, membuat suasana damai tercipta dengan nyata di tempat ini. Gunung agung adalah sebuah gunung yang terletak di gugusan perbukitan, yang masuk pegunungan menoreh. Secara administratif wilayahnya masuk kabupaten Kulonprogo, tepatnya di Desa Plampang 1 dan Desa Hargorojo, Purworejo.

Gunung agung merupakan destinasi wisata baru, yang alamnya masih perawan. Istilahnya belom terkontaminasi oleh tangan jail. Jadi alamnya masih sangat alami, dedaunan hijau dan rerumputan di sana menjadi hal yang sangat mendominasi wilayah ini. Sungguh indah alam Indonesia ini kawan. Bagaimana tidak, setiap aku mengeksplor destinasi wisata, selalu saja disuguhkan pemandangan yang berbeda. Tetapi tetap menarik, bahkan setiap destinasi itu mempunyai pesonanya sendiri, seperti halnya gunung agung ini.

Bisa digambarkan, belum naik ke puncaknya pun, saya bersama tim Kemanakita, revienstv.id sudah terpesona dengan beberapa batu yang namanya lumayan aneh. Di plang nama, tertulis dengan jelas nama batu-batu itu. Mulai dari batu tumpeng, Ingkung dan golong. Disitulah kami mulai timbul pertanyaan, kok bisa ya ada batu yang namanya memakai nama makanan.

Golong dan Ingkung merupakan satu kesatuan makanan, yang tidak dapat di pisahkan. Artinya kedua makanan tersebut jika di gabung namanya menjadi tumpeng. Tumpeng sendiri adalah salah satu makanan Jawa, yang harus ada dalam setiap melakukan upacara adat jawa. Nah sepertinya memang ada sesuatu hal yang menarik disana.

Ternyata beberapa batu yang namanya aneh itu ada runtutannya. Seperti yang telah ditulis dalam papan informasi, bahwa batu itu tercipta oleh tumpeng (masakan Jawa yang selalu ada dalam setiap upacara adat) yang tumpah dan kemudian menjadi batu. Kalian pasti penasaran bukan? Ikuti sahabat petualang terus ya, nantikan penjelasan dari penduduk sekitar.

Setelah puas diantara batu-batu itu, perjalanan dilanjutkan kembali. Kira-kira sepuluh menit, kami melihat plang nama, di situ tertulis dengan jelas bahwa ada nama watu kendal. Ternyata watu kendal ini bentuknya lebih besar dari Ingkung, golong dan tumpeng. Mungkin besarnya lima kali atau lebih dari batu-batu tersebut. Puas di watu kendal kami melanjutkan pendakian, di sini garis pantainya memang terlihat sangat jelas.

Panorama ini jujur membuat ku terkejut. Hal yang tak pernah terbayangkan terlihat nyata dan tercipta disini. Hamparan lembaran hijau bak permadani berpadu dengan indah, riak di pantai selatan terlihat seperti menyatu dengan birunya langit. Menggaris tipis memukaukan mata.

Setengah dari perjalanan kami merasa tersihir akan wujud bentang alam yang luar biasa mempesona ini. Terbesit di benak pikirku “bagaimana ya, kalo di lihat di puncak gunung? Mungkin akan jauh amazing pastinya” tak berapa waktu sampailah di puncak, ternyata puncaknya ada dua. Sampai di atas seakan kami berada di negeri dongeng. Dimana semua tempat terlihat, bahkan kereta api yang berjalan di bawah sana terlihat bagaikan ular yang sedang berjalan. Puji Tuhan semua ini ada karena kebesaranmu ya Allah.

Semakin penasaran dengan puncak yang satunya, kami bergegas untuk segera sampai di pucuk tertinggi gunung agung. Ternyata di puncak ini cukup lebar, jika kalian yang suka ngecamp ini termasuk tempat yang sangat cocok. Puncak yang kedua ini di tandai dengan adanya bangunan gubug plangrok (gubug yang mempunyai kaki) kalian semua harus naik ke gubug ini. Disamping panoramanya indah, kalian akan melihat gunung agung dari sudut yang berbeda.

Benar seperti dugaanku, panorama disini sungguh sangat menawan. tak terbayang jika bisa melihat sunrise atau sunset di tempat ini. Sebab gugusan gunung yang lain akan membuat siluet yang mungkin hanya akan tercipta di gunung agung ini. Awan bergerak dengan lembutnya, menambah gunung ini semakin menarik untuk di Explorer dan dikupas lebih jauh.

Tak terasa kami bercanda tawa hampir 4 jam. Sudah banyak juga angel foto yang kami buat. Saatnya kami untuk pulang, dan ingin cepat-cepat menceritakan bahwa gunung agung adalah tempat yang menarik. Buat kalian yang penasaran, silahkan kunjungi gunung agung. Dan aku berpesan jagalah kebersihan agar tempat ini bersih, jika kalian naik ke gunung agung dan membawa makanan minuman. Jangan lupa bawa pulang kembali sampahmu.(Yan Budi)

Facebook Comments

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here